Skip to main content

Bersahabat Alamku

Bayangkan, betapa bodohnya kami! 
Sering acuh pada sahabat seirama
Pikirkan, betapa kami saling berkaitan
Alam bergejolak, kita terasa perih

Sebentar,
Selamat istirahat kawanku! dikala semua resah
Lalu rasakan kesunyian merasuki
Tempat dimana bisa mawas diri, mencoba meresapi, ada apa semua ini?

Kita seraya berkata
Bersahabatlah alamku,
Ku tau kau kecewa
Sabar, ku tau kau marah
Bukankah kita teman paling seirama
Meski diri ini pernah menusuk
Percayalah, perlahan kita akan semakin memahami
Reda, buatlah reda seperti rintik gerimis setelah hujan hebat
Itu dapat mensyaduhkan suasana
Kau tau itu kan? Tak mungkin kau lupa
Sehingga kita bisa saling mengisi dalam harmoni
Kembali
Bersahabatlah alamku, maafkan kecerobohan yang lalu


-gladyoralyanto

Comments

Popular posts from this blog

DPD-RI sebagai Lembaga Representatif

Glady Oralyanto N R Ilmu Politik 2015 / 071511333028 DPD-RI sebagai Lembaga Representatif             Istilah Representatif dalam dunia politik sering kali kita dengar, istilah ini memang tidak asing bagi telinga kita sebab di Indonesia mmenggunakan mode sistem ini. Representatif berdefinisi sebagai wakil atau perwakilan atau bisa mewakili. Dalam hal lain representasi adalah sebuah proses ataupun keadaan yang ditempatkan sebagai suatu perwakilan terhadap sebuah sikap / perbuatan dari sekelompok orang atau golongan tertentu didalam sebuah lingkungan [1] . Jika representatif berarti wakil, hal ini akan mengarah kepada para anggota dewan legislatif karena sebagai anggota dewan terhormat yang mewakili setiap dapil (daerah pemilihan). Kita mengetahui ada beberapa lembaga formal yang ditempati anggota dewan yakni, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) yang terbagi tingkat provinsi dan tingkat ka...

Contoh Drama dan Sinopsis Berjudul Dilema

                                                  DILEMA {scene 1 pemubukaan} Sebuah kisah dimana masa detik-detik kelulusan SMA menuju jenjang pendidikan Perguruan Tinggi dengan seribu tanda tanya dipikiran setiap murid. Bel pulang sekolah berbunyi, di kelas seorang siswi bernama Anin sedang memasukkan peralatan dan perlengkapan sekolahnya untuk bergegas pulang . Darta seorang teman kelasnya melihat  Anin dari belakang dan mengamati sedikit ada masalah di Anin.

Kita Ditempa

Saat ini mungkin kita akan ditempa Kepedulian akan terlihat diantaranya Atau bahkan keegosian semakin menganga Resah, semua dalam hati kecil berkata Mengapa semua ini ada? Sudah saatnya doa dan saling menjaga Mengikis egois agar tak mejelma Memupuk peduli sampai berirama Tak perlu resah hadapi masalah Sampai akhirnya semua dapat dilalui bersama -GladyOralyanto