Skip to main content

Sosok yang Hilang

Sosok yang Hilang

Bertahan arungi waktu memang tak mudah
Bahkan ketika kehilangan sosok yang ada
Bukankah waktu telah terbentang lama
Jalan yang terlalui menjadi renta
Terbalut pekatnya awan hitam
Tak ingat akan rupa dunia
Pelik mata selalu membasuh rasa

Perhatikan mata yang selalu terjaga
Tak akan ada yang memahami arti maknanya
Jalan kehidupan apa yang merasukinya
Skenario apa yang menjadikannya lemah
Namun itu seperti kepompong yang dibiaskan

Rindu sosok menjadi tekanan
Seperti kata kala itu
Semakin disimpan semakin keluar
Ada sesuatu yang ditekan dan tertahan
Bersabar menunggu jawaban di pundaknya
Kemudian bangkit dari tidur lamanya

Ada sebuah keyakinan tersimpan
Pelik hati tertanam suara yang teredam
Pita memiliki ujung, kelam akan selesai pada waktunya
Kemudian itu masih terbuka, menanti dalam diam

Comments

Popular posts from this blog

Contoh Drama dan Sinopsis Berjudul Dilema

                                                  DILEMA {scene 1 pemubukaan} Sebuah kisah dimana masa detik-detik kelulusan SMA menuju jenjang pendidikan Perguruan Tinggi dengan seribu tanda tanya dipikiran setiap murid. Bel pulang sekolah berbunyi, di kelas seorang siswi bernama Anin sedang memasukkan peralatan dan perlengkapan sekolahnya untuk bergegas pulang . Darta seorang teman kelasnya melihat  Anin dari belakang dan mengamati sedikit ada masalah di Anin.

DPD-RI sebagai Lembaga Representatif

Glady Oralyanto N R Ilmu Politik 2015 / 071511333028 DPD-RI sebagai Lembaga Representatif             Istilah Representatif dalam dunia politik sering kali kita dengar, istilah ini memang tidak asing bagi telinga kita sebab di Indonesia mmenggunakan mode sistem ini. Representatif berdefinisi sebagai wakil atau perwakilan atau bisa mewakili. Dalam hal lain representasi adalah sebuah proses ataupun keadaan yang ditempatkan sebagai suatu perwakilan terhadap sebuah sikap / perbuatan dari sekelompok orang atau golongan tertentu didalam sebuah lingkungan [1] . Jika representatif berarti wakil, hal ini akan mengarah kepada para anggota dewan legislatif karena sebagai anggota dewan terhormat yang mewakili setiap dapil (daerah pemilihan). Kita mengetahui ada beberapa lembaga formal yang ditempati anggota dewan yakni, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) yang terbagi tingkat provinsi dan tingkat ka...

UTS Demokrasi dan Demokratisasi

UTS Demokrasi dan Demokratisasi Nama: Glady Oralyanto Nur Rizki Nim: 071511333028 Soal: 4. Secara garis besar, tahapan menuju negara demokratis dibagi menjadi 3: ketika rezim otoriter jatuh, transisi demokrasi dan konsolidasi demokrasi. Sebutkan faktor pendorong apa saja yang menyebabkan tiap tahap itu terjadi! (masing-masing faktor pada tiap tahap). Berikan contoh untuk mengilustrasikan masing-masing tahap! 5. Bagaimana kategori gelombang demokratisasi dibentuk? Sebutkan semua gelombangnya! Apa saja pemicunya? Sebutkan pula apa saja kritik terhadap pembedaan gelombang tersebut (minimal 3 kritik)! 6. Apa yang dimaksud dengan pembedaan antara demokrasi minimal-elektoral (procedural) dengan demokrasi substansial? Sebutkan unsur-unsur apa yang membedakan keduanya! Sertakan masing-masing contoh negara (dan pada masa/rezim/tahun berapa) yang menggambarkan demokrasi minimal dan substansial tersebut! Jawaban: