Skip to main content

Puisi Rasa Bimbang


RASA BIMBANG

 

Rasa bimbang menghampiri

Tak tau waktu kini merasuki

Sebuah bayang layu kemudian pergi

Sempat ku ukir bayang layang

Aku datang dengan suara tenang

Kemudian menetap direbahan

Jangan kemudian kau masuk dan menusuk

Disini hanya mendirikan pohon

Seuntai kata menjadi pedang pemecah

Sebuah kata menjadi gelap

Melihat dunia tak seindah lalu

Berputar arah jalan tak nampak

Berhenti, namun kaki ingin berjalan pelan

Semakin disimpan semakin keluar

Hanya insan sendiri disini

Berdiri tanpa sandaran raga

Berdiri untuk diterpa

Bahkan terkadang aku seperti boneka

Diam, menemani, memberi

Tetapi akan ditinggal pergi

Kemudian datang untuk menyakiti

Disaat dunia sedang tidak bersahabat lagi

Rasa bimbang ini menghampiri

Tak tau waktu sili berganti

Rasa bimbang ini menghantui di keheningan perih

-GladyOralyanto-

Comments