Skip to main content

Malam Pemikir (PUISI)

Malam Pemikir

Malamku tengah berdendang
Ketika aku berbincang intim dengan angin
Katanya tiada lagi awan menerpa
Sedikit ragu kurasa dapatinya
Hembusan memberi arah perlahan

Tanah dipijak semakin ada jarak
Kata lain, layarku terkembang angin menghilang
Bagaimana wujudnya malam ini?
Malam memaksa berpikir
Bisiknya berjuang tidaklah mudah

Tubuh dihempas diatas hasilnya kapas
Tidur sejenak untuk ringan terasa
Walaupun angin tak menemani
Serta malam tengah memaksa berpikir
Apa yang terjadi dibalik itu

Terlena didapati, sebab tipu daya semata
Semakin tertera ditengah candanya malam
Perjalanan pun harus terus diperjuangkan
Jangan menoleh kebelakang
Jika ada padamnya api didalam kisah ini
Yakinkan dengan perlahan, dan
Kerjakan dengan senyuman

-gladyoralyanto

Comments

Popular posts from this blog

DPD-RI sebagai Lembaga Representatif

Glady Oralyanto N R Ilmu Politik 2015 / 071511333028 DPD-RI sebagai Lembaga Representatif             Istilah Representatif dalam dunia politik sering kali kita dengar, istilah ini memang tidak asing bagi telinga kita sebab di Indonesia mmenggunakan mode sistem ini. Representatif berdefinisi sebagai wakil atau perwakilan atau bisa mewakili. Dalam hal lain representasi adalah sebuah proses ataupun keadaan yang ditempatkan sebagai suatu perwakilan terhadap sebuah sikap / perbuatan dari sekelompok orang atau golongan tertentu didalam sebuah lingkungan [1] . Jika representatif berarti wakil, hal ini akan mengarah kepada para anggota dewan legislatif karena sebagai anggota dewan terhormat yang mewakili setiap dapil (daerah pemilihan). Kita mengetahui ada beberapa lembaga formal yang ditempati anggota dewan yakni, DPR (Dewan Perwakilan Rakyat), DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) yang terbagi tingkat provinsi dan tingkat ka...

Contoh Drama dan Sinopsis Berjudul Dilema

                                                  DILEMA {scene 1 pemubukaan} Sebuah kisah dimana masa detik-detik kelulusan SMA menuju jenjang pendidikan Perguruan Tinggi dengan seribu tanda tanya dipikiran setiap murid. Bel pulang sekolah berbunyi, di kelas seorang siswi bernama Anin sedang memasukkan peralatan dan perlengkapan sekolahnya untuk bergegas pulang . Darta seorang teman kelasnya melihat  Anin dari belakang dan mengamati sedikit ada masalah di Anin.

Kita Ditempa

Saat ini mungkin kita akan ditempa Kepedulian akan terlihat diantaranya Atau bahkan keegosian semakin menganga Resah, semua dalam hati kecil berkata Mengapa semua ini ada? Sudah saatnya doa dan saling menjaga Mengikis egois agar tak mejelma Memupuk peduli sampai berirama Tak perlu resah hadapi masalah Sampai akhirnya semua dapat dilalui bersama -GladyOralyanto