Skip to main content

Puisi

Aku Berlidah

Lamunanku terhenti
Saat pohon itu menyatu indahnya
Kurasa ini hanya mimpi angin siang
Akal masih tak percaya
Lintas kemudian rupa wajah itu
Coba tanyakan sekian kali
Hati tak hentinya bergetar
Bibir mengenyam indahnya
Angin dan air menyatu mulai kini
Kisah kedua beda tertera
Ini nyata
Labuhan cerita pita terukirkan
Kamu nyata
Tak terduga kan ku jaga
Aku berlidah
Dan semua aliran berikan senyumnya
Karena,
Mencintaimu anugerah bagiku


-GladyOralyanto-

Comments